Ricuh Saat Kontra Liverpool, Chelsea Terancam Sanksi Pengurangan Poin

  • Bagikan
fa beri sanksi chelsea saat laga liga inggris kontra liverpool
Kericuhan saat laga Chelsea kontra Liverpool di matchday ketiga Liga Inggris, Sabtu (28/8/2021)/Foto: Istimewa.

LONDON, INDOtayang.COM–Buntut dari kericuhan saat laga kontra Liverpool, Liga Inggris pada Sabtu 28 Agustus 2021 lalu, Chelsea terncam sanksi pengurangan poin dari Federasi Sepakbola Inggris (FA).

FA mendakwa The Blues melakukan dua pelanggaran saat bertamu ke markas Liverpool di matchday ketiga Liga Inggris tersebut.

Dua pelanggaran itu terkait kegagalan pihak Chelsea yang mengatur para pemainnya untuk bertindak tertib saat laga berlangsung.

“FA telah mendakwa Chelsea dengan dua pelanggaran Peraturan FA E20.1 setelah pertandingan Liga Inggris Chelsea Vs Liverpool FC pada hari Sabtu,” dalam pernyataan FA yang dikutip dari Liverpool Echo, Kamis (2//9/2021).

FA menduga bahwa Chelsea gagal memastikan para pemainnya berperilaku tertib selama menit ke-48 babak pertama, dan setelah peluit turun minum,” lanjut keterangan dari pihak FA.

Bermula dari Kartu Merah

Sebelumnya, laga Liverpool vs Chelsea yang berlangsung di Stadion Anfield itu sempat ricuh menjelang babak pertama berakhir.

Kejadian bermula ketika wasit Anthony Taylor memberikan kartu merah kepada Reece James yang menghalau bola tendangan Sadion Mane dengan tangannya ketika berada di bawah mistar gawang.

Taylor yang sudah mengecek kejadian tersebut dengan VAR langsung mengusir James dari lapangan.

Gara-gara itu para pemain The Blues sempat protes, namun pada akhirnya Liverpool tetap mendapatkan hadiah penalti.

Pada menit 45+3, Mohamed Salah pun menyelesaikan tendangan penaltinya dengan baik.

Namun, kericuhan sempat terjadi antara kapten Liverpool, Jordan Henderson dan kiper Eduoard Mendy.

Insiden Henderson dengan Mendy lantas membuat para pemain The Blues geram dan melalukan protes keras terhadap Taylor.

Apalagi ketika Mendy dihadiahi kartu kuning oleh sang pengadil lapangan tersebut.

Setelah aksi protes itu, para pemain Chelsea lagi-lagi mengerumuni Taylor ketika babak pertama berakhir.

Dua kejadian penggawa The Blues yang mengganggu Taylor dan membuat kericuhan itulah yang menjadi dasar FA melayangkan sanksi kepada Chelsea.

Tim asuhan Thomas Tuchel itu pun kini diberikan waktu sampai Jumat 3 September 2021 untuk menanggapi tuduhan tersebut.

Tentunya Chelsea bisa melakukan banding jika merasa aksi pemain mereka tidak bersalah.

Bagi The Blues, dakwaan FA yang menganggap gagal mengatur para pemainnya dengan baik itu bukanlah hal yang pertama terjadi.

Pada Mei 2021 silam, Leicester dan Chelsea terkena denda 22.500 pounds atau sekira Rp441 juta karena menganggap gagal menertibkan para pemain.

Karena nyatanya Chelsea masih berulah, pihak FA pun menyebut takkan hanya mendenda skuad asuhan Tuchel itu saja, tapi juga memberikan hukuman pengurangan poin.

Hal itu bisa membuat The Blues jera dan semakin mengetatkan para pemainnya dari aksi yang bisa membuat kericuhan.(Jack)

Sumber: bola.okezone.com

  • Bagikan